by

Dewan Pembina HIPTI Sulawesi Tenggara, Imbau DPD LAT Sinergi Bersama Paguyuban Lain

LASUSUA, TRIBUNKOLUT.COM – Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Tolaki Indonesia Sulawesi Tenggara (DP HIPTI Sultra), Dewan Pengurus Daerah Lembaga Adat Tolaki (DPD LAT) Kabupaten Kolaka Utara, PD HIPTI Kolaka Utara, dan Tamalaki Patowonua, menghimbau tiga lembaga yang telah dikukuhkan bersinergi bersama paguyuban lainnya yang ada di Kolaka Utara.

Hal itu disampaikan Anton SH dalam pengukuhan tiga organisasi daerah tersebut di alun-alun kota Lasusua, Minggu (26/6/2022) kemarin.

“Saya berpesan kepada Ketua DPD LAT, sebagai pemilik kampung, suku asli Kolaka Utara, jadilah tuan rumah yang baik dari semua saudara-saudara kita yang telah datang mendiami bumi Patowonua yang kita cintai,” pesannya.

Salah satu putra terbaik Kolaka Utara ini menegaskan, jika suka Tolaki gampang membaur, gampang berkonsolidasi dan selalu berlapang dada saat adatnya di hargai.

“Namun, ketika adatnya tidak dihargai maka nyawa pun jadi taruhannya,” tegasnya.

Serah terima bendera HIPTI dari Ketua PB HIPTI Sulawesi Tenggara, Rusmin Abdul Ghani SE ke Ketua PD HIPTI Kolaka Utara, Ansar Ahosa, S.Sos. foto: ist

Mantan Wakil Ketua DPRD Kolaka Utara ini juga meminta, Kepada Ketua DPD LAT terpilih, untuk bekerja sama dengan aparat hukum demi mewujudkan daerah Kolaka Utara yang tenang dan menjadi tujuan investasi di seluruh Indonesia.

“Tidak mungkin investor masuk kalau keadaan daerahnya kacau dan jangan lupa bersinergilah dengan pemerintah daerah,” tukasnya.

Untuk PD HIPTI yang baru saja dilantik, lanjut dia, selamat atas pengukuhannya. Bergeraklah mulai sekarang, ciptakan interpeuner-interpeuner muda Tolaki dan berkolaborasilah dengan semua etnis yang ada di bumi Patowonua, Kolaka Utara.

Selain itu, Ketua Bidang Ekonomi Kreatif, DPD PDI-P Sulawesi Tenggara ini meminta pengurus Tamalaki Patowonua menghilangkan kesan atau paradigma negatif masyarakat yang selalu berasumsi kalau Tamalaki adalah lembaga yang tugasnya demo-demo.

“Tamalaki Tidak pernah demo, boleh kita turun bahkan nyawapun taruhannya kalau adat dan budaya kita diinjak-injak oleh siapapun. Tapi, sepanjang bukan adat dan budaya maka marilah kita bersama seluruh paguyuban yang ada di Kolaka Utara menciptakan kedamaian, keamanan dan Kebersamaan,” kata dia.

Bahwa kita suku Tolaki ini, adalah suku yang telah dimiliki oleh semua suku yang ada di Kolaka Utara dan di Indonesia ini.

Ketua PD HIPTI Kolaka Utara, Ansar Ahosa, S.Sos ketika menandatangani SK kepengurusan PD HIPTI Kolaka Utara. Foto: ist

Jujur suku Tolaki ini tinggal menghitung jari yang betul-betul asli Tolaki kebayakan kita sekarang ini sudah terjadi perkawinan mawing sehingga jarang sekali yg murni Tolaki

Terpisah, Ketua PB HIPTI Sulawesi Tenggara, Rusmin Abdul Ghani, SH menyatakan, saat ini PD HIPTI telah terbentuk di tiga kabupaten dan Kolaka Utara adalah DPD ke-3 yang telah di kukuhkan.

“Alhamdulillah PD Kolaka dan PD Konawe terus bergerak mensosialisasikan program-program kerja HIPTI dan bersinergi dengan Pemda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti bedah rumah,” bebernya.

Dibidang pertanian PB HIPTI juga kata dia, telah mensosialisasikan prospek ekonomi budi daya porang dan jagung kepada masyarakat.

“Hanaya saja kami terkendala SDM dan sumber daya permodalan. Makanya, HIPTI terus berusaha membangung kerjasama dengan lembaga-lembaga keuanggan termasuk PT POS dan giro Sulawesi Tenggara,” bebernya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, hari ini membangung bisnis tidak bisa lagi sendiri-sendiri harus kolaborasi. Dan HIPTI terus bergerak bersosialisasi serta berkolaborasi.

“Olehnya itu, mari kita gairahkan keluarga-keluarga kita, anak-anak muda kita, untuk berinterpreniur yakinlah dengan membangun ekonomi hari ini, kedepan kedaulan ekonomi pasti kita kuasai,” pungkasnya.

Dan ketika semua keluarga punya kemampuan ekonomi, maka tentu kedaulatan politik akan kita kuasai.

“Kesempatan untuk menjadi pengusaha di Kolaka Utara dan Sulawesi Tenggara sangat terbuka lebar. SDA yang sangat besar menjadikan Sulawesi Tenggara menjadi daerah tujuan investasi dan HIPTI harus mempersiapkan kadernya,” tutupnya.

Laporan : Astar Bijak