by

HUT ke-17 Kabupaten Kolaka Utara Diperingati Sederhana

TRIBUNKOLUT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Kolaka Utara, Kamis (07/1/2021) di Lapangan Aspirasi Kota Lasusua.

Berbeda dengan upacara peringatan HUT Kolut tahun lalu yang berlangsung meriah. Kali ini, upacara HUT Kolut berlangsung sangat sederhana.

Meski saat ini, kata Bupati Kolut Nur Rahman Umar, kita masih menghadapi bencana pandemi COVID-19 tetapi semangat harus semakin kita tingkatkan.

“Tentunya kedepan ini dengan berbagai tantangan, saya berharap banyak kepada seluruh masyarakat Kolaka Utara agar kiranya memberikan kontribusi secara positif terutama partisipasi dan dukungan penuhterhadap semua program-program pemerintah yang insya Allah akan berorentasi dan mengarah kepada kesejahteran masyarakat Kolaka Utara,” ujar Nur Rahman.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan jika pemerintah Kolaka Utara tetap menjadikan revitalisasi kakao sebagai program utama untuk 2021, disamping menggenjot pembangunan infrastruktur bandar udara yang targetkan rampung di tahun 2023.

“Program utama 2021 tetap lanjutan dari program revitalisasi kakao. Selain itu, sedapat mungkin kami dari pemerintah daerah bersinergi dengan legislatif baik kabupaten, provinsi, maupun pusat untuk membangung komunikasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur bandara di Kolaka Utara dapat digenjot pelaksanaannya sehingga kita berharap 2022 minimal 2023 bandara tersebut sudah dapat difungsikan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, keseriusan pemerintah daerah membenahi prekonomian masyarakat melalui program revitalisasi kakao dari hulu hingga hilir terus digalakkan tidak hanya melalui pembagian jutaan bibit kakao tapi juga pembangunan pabrik kakao melalui major projek.

Major projek tersebut merupakan program terintegrasi pemerintah daerah dan pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) untuk pengembangan kakao di Kolaka Uatara. Dengan kehadiran major projek ini, pemerintah daerah berharap kedepannya Kolaka Utara dapat sentral produksi kakao yang dapat mengembalikan kejayaan kakao dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Kolaka Utara seperti tahun 90 an.

“Untuk major projek, 2020 kita sudah melakukan pembebasan lahan sekaligus peletakan batu pertama pembangunan infrastruktur pabrik tersebut. Kita berharap 2021 struktur dan komponen mesin-mesin pabrik itu sudah dapat terlaksana sehingga 2022 pabrik tersebut sudah dapat berproduksi, terangnya.

Menyambut kehadiran pabrik kakao di Kolaka Utara, pemerintah daerah telah menyiapkan tenagah tranpil yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) mumpuni yang nantinya akan mendukung pengelolaan kakao yang masuk ke pabrik.

“Beberapa waktu lalu, kami telah mengutus puluhan orang ke Bali untuk melakukan studi banding karena di sana ada pabrik dari negara konsumen seperti Prancis. Semoga mereka yang diutus kesana dapat menyerap ilmu dengan baik dan nantinya dapat menerapkan di Kolaka Utara,” harapnya. (Rusman)