by

Pasangan Nur Rahman–Abbas Ekspos Capaian Keberhasilan Program Kerja Empat Tahun Terakhir

LASUSUA, TRIBUN KOLUT – Sejumlah program kerja Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Utara dibawah kendali Bupati Nur Rahman Umar bersama Wakilnya, H. Abbas dalam kurun empat tahun terakhir dapat direalisasikan dengan baik.

Tidak disangkali, terdapat beberapa program yang direncanakan terpaksa ditunda lantaran terhambat wabah pandemi covid-19.

Hal itu disampaikan langsung Nur Rahman Umar dalam kunjungannya bersama H. Abbas saat kegiatan ekspos hasil kinerja empat tahun terakhir di 15 Kecamatan se Kabupaten Kolaka Utara yang dirangkai safari Ramadan, Dikatakan, capaian keberhasilan kinerja empat tahun terakhir dapat terukur.

Beberapa indikator yang dicontohkan dapat dilihat dari SAKIP yang mulanya CC menjadi B.

“Soal pengelolaan keuangan Kolut telah meraih 5 kali peredikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan lainnya,” papar Nur Rahman.

Hanya saja, di era pemerintahannya memang terdapat beberapa program-program yang masih tertunda karena diperhadapkan pandemi COVID-19. Situasi demikian berdampak pada pemotongan anggaran hingga harus mengutamakan program prioritas agar tetap berjalan.
“Kami sadari masih banyak yg harus kita lakukan tetapi telah banyak juga yang telah kami lakukan,” ucapnya.

Digambarkan, dari sisi ekonomi akibat pandemi berjalan lambat hanya bertumbuh pada angka 2,66 persen. Begitu juga target makro maupun sektoral belum mampu dituntaskan sepenuhnya namun tetap optimis untuk konsen memprioritaskan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Meski demikian, dari sisi belanja daerah berdasarkan APBD-P 2021 yang ditarget sebesar Rp. 960,23 Miliar dapat direalisasikan sejumlah Rp. 941,88 Miliar atau 98,09 persen.

“Capaian kinerja 2021 sudah cukup memadai ditandai dengan keberhasilan kami mempertahankan WTP dari BPK RI,” ujarnya.

Senada dengan Nur Rahman, Wabup Kolut, H. Abbas menambahkan jika capaian keberhasilan pemda juga bisa dilihat dari sektor pendidikan dan kesehatan. Ia hanya berpesan kepada seluruh masyarakat agar menjaga kondusifitas wilayah dan memupuk silaturahmi antar sesama.

“Hindari saling menjelek-jelekan antar sesama karena meretakkan hubungan silaturahmi dan potensi ciptakan kegaduhan,” pintanya singkat.

Giat ekspos dan safari jajaran Pemkab Kolut juga dirangkai penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah Nelayan (SeHAT Nelayan) kepada nelayan di beberapa desa, pendistribusian zakat profesi program santunan keluarga fakir dan Miskin se-Kolut oleh Baznas Kolut, dan pasar murah.

Ekspos dan safari Ramadan oleh jajaran Pemkab setempat dimulai tanggal 6/4/2022 di Kecamatan Tolala dan berakhir 24/4/2022 di Kecamatan Wawo. Kegiatan ini berlangsung selama 15 hari. (Mrh)