by

Pekan Ini Dikbud Kolut Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

KOLAKA UTARA, TRIBUNKOLUT.COM – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kolut, siap menggelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di semua jenjang satua pendidikan muali dari TK, SD, SMP mulai Kamis, 2 September 2021.

Keputusan tersebut, berdasarkan hasil rapat bersama Dikbud Kolut dengan pihak Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 yang dihadiri Asisten II, H. Andi Syamsuddin, TNI-POLRI, perwakilan BPBP, perwakilan Dinkes, dan Kasat Pol PP yang digelar, Senin (30/8/2021).

Kepala Dikbud Kolut, H. Muh. Idrus, S.Sos.,M.Si mengungkapkan berdasarkan keputusan rapat bersama Tim Satgas COVID-19 pembelajaran tatap muka terbatas disepakati dimulai pada tanggal 2 September 2021.

“Jadi semua sekolah yang akan menggelar tatap muka terbatas wajib menyediakan sarana dan prasarana   serta memenuhi syarat PTMT  berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri,” kata Kadis Dikbud Kolut.

Secara teknis, lanjutnya, ada 16 indikator yang harus dipenuhi semua sekolah dan sekarang kami sudah mengarahkan sekolah-sekolah di semua jenjang pendidikan untuk membuat SK Tim Satgas satuan pendidikan, jam jadwal pembelajaran, Standar Operasional Prusedur (SOP)  pembelajaran tatap muka dan penanganan kesehatan.

“Ini yang paling penting untuk dipenuhi, serta syarat-syarat lainnya, seperti surat rekomendasi orang tua siswa, koordinasi dengan Satgas kecamatan dan Dikbud Kolut selama proses PTMT akan selalu mengevaluasi kegiatan tersebut,” terangnya.

Jarak duduk siswa selama proses PTMT di semua jenjang pendidikan, tuturnya, baik TK, SD, dan SMP itu 1,5 meter. Berdasarkan instruksi bapak Bupati Kolut, untuk jenjang TK yang boleh mengikuti tatap muka terbatas  hanya 33 persen dari jumlah siswa setiap kelasnya. Sementara jenjang SD dan SMP 50 persen dari jumlah siswa setip kelasnya.

“Itu berlaku bagi sekolah yang memenuhi standar pemenuhan jumlah kelas. Misalanya SD dan SMP standar pemenuhan jumlah kelasnya itu 27 orang per kelas jadi yang boleh ikut hanya sekitar 13 sampai 14 siswa perkelas. PAUD/TK standarnya 20 jadi yang boleh ikut 10 orang per kelas,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Dikbud Kolut, Ismail, S.Pd menjelaskan proses tatap muka terbatas berlangsung selama empat jam waktu.

“Jadi dalam tatap muka itu yang dimaksud empat jam itu adalah empat jam waktu atau 240 menit, sehingga sekolah bisa mengatur waktu tersebut. Jenjang SMP bisa menggunakan waktu maksimal 4 jam, SD 3 jam, dan TK/PAUD bisa 2 jam dengan begitu siswa pulang sekolah paling lambat pukul 12.00 wita dan TK/PAUD paling lambat pukul 10.00 wita,” tuturnya.

Untuk teknis proses tatap muka atau jadwal belajar di setiap jenjang pendidikan di kembalikan ke sekolah masing-masing.

“Ada sekolah yang menggunakan sistem sip, maksudnya dalam satu kelas hari ini masuk duluan kemudian besok belajar online dan digantikan oleh siswa lainnya,” tukasnya.

Menurut Ismail sebelum PTMT digelar tanggal 2/9/2021. Dikbud Kolut akan membuat petunjuk teknis (Juknis) Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.

“Insyaallah besok juknisnya sudah kelar dan akan diteruskan ke sekolah-sekolah sebagai acuan mereka,” pungkasnya.

Laporan: MRH